Dominasi OSN-Provinsi 2025: Sembilan Kontingen MAN IC Padang Pariaman Melaju ke Semi Final Nasional

Padang Pariaman (MAN IC) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh MAN Insan Cendekia (IC) Padang Pariaman pada ajang Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) 2025  yang dilaksanakan tanggal 19-21 Agustus 2025 di Lubuk Alung, madrasah unggulan ini berhasil menorehkan catatan membanggakan dengan sembilan siswanya lolos ke babak semi final tingkat nasional. Capaian ini bukan sekadar kemenangan, melainkan penegasan posisi MAN Insan Cendekia Padang Pariaman sebagai salah satu poros kekuatan pendidikan di Sumatera Barat, bahkan di nasional.

Tahun ini, Sumatera Barat mengirimkan total 26 kontingen yang berhasil menembus semi final OSN. Dari jumlah tersebut, MAN IC Padang Pariaman menyumbang hampir sepertiga dengan sembilan peserta. Pencapaian itu menempatkan madrasah ini sebagai sekolah dengan jumlah finalis terbanyak di provinsi Sumatera barat, jauh melampaui sekolah lain seperti SMAN Sumatera Barat dengan 5 peserta, SMA Negeri 1 Padang Panjang 2 peserta, SMA Negeri 2 Payakumbuh 2 peserta, SMA ICBS 2 peserta, SMA Negeri 10 Padang 2 peserta, SMA Negeri 1 Payakumbuh 1 peserta, SMA RA 1 peserta, SMA Negeri 1 Bukittinggi 1 peserta, dan SMA Negeri 1 Padang 1 peserta.

Adapun sembilan Kontingen MAN Insan Cendekia Padang Pariaman  yang berhasil melaju ke semi final nasional adalah:

Bidang Biologi

  • Aditya Alfisri

Bidang Ekonomi

  • Athifa Ardhani

Bidang Geografi

  • Muhammad Bintang Madani

Bidang Informatika

  • Raditia Al Fattah
  • Hasan

Bidang Kebumian

  • M. Arifin Ilham
  • Zydann Alfaritsh

Bidang Kimia

  • Muhammad Hasbi
  • Faiz Rasyiq Alfandi

Komposisi ini menunjukkan betapa meratanya kekuatan akademik MAN Insan Cendekia Padang Pariaman di berbagai bidang sains, mulai dari ilmu hayat, ilmu bumi, ilmu sosial, hingga ilmu eksakta.

Yang lebih membanggakan lagi, jika ditarik ke level nasional, MAN Insan Cendekia Padang Pariaman menempati posisi ketiga terbanyak dari seluruh MAN Insan Cendekia se-Indonesia dalam hal jumlah peserta yang lolos ke semi final OSN 2025. Hal ini menegaskan bahwa prestasi mereka tidak hanya unggul di Sumatera Barat, tetapi juga mampu bersaing secara ketat di antara madrasah-madrasah terbaik di Indonesia.

Kepala MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, Hendrisakti Hoktovianus, S.Pd., M.Pd., tak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa prestasi ini adalah buah dari perjuangan panjang yang penuh dedikasi. “Ini belum akhir dari perjalanan panjang OSN 2025. Alhamdulillah, di Sumatera Barat kita berhasil mendominasi dengan sembilan peserta. Namun target kita tahun ini bukan sekadar lolos semi final, melainkan meraih medali emas pada babak final,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Hendrisakti menekankan bahwa persiapan menuju semi final nasional tidak boleh dianggap ringan. Setiap peserta harus ditempa tidak hanya dalam kecerdasan akademik, tetapi juga kekuatan mental, daya tahan fisik, kesehatan, serta asupan gizi yang memadai. “Kami ingin memastikan anak-anak dalam kondisi terbaik. Mereka harus siap secara mental, tenang saat menghadapi soal, tetapi juga memiliki stamina untuk bertahan dalam tekanan kompetisi nasional. Semua aspek ini sama pentingnya dengan kecerdasan intelektual,” tambahnya.

Menurut Hendrisakti, keberhasilan ini adalah bukti nyata filosofi pendidikan yang selama ini dijalankan di MAN Insan Cendekia Padang Pariaman: bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. “Setiap usaha dan perjuangan dibayar dengan hasil yang nyata. Apa yang kita lihat hari ini adalah buah dari kerja keras yang tidak kenal lelah, dari peserta didik, guru pembimbing, hingga seluruh keluarga besar madrasah. Saya menyampaikan terima kasih setulusnya kepada para pendamping yang dengan sabar membimbing anak-anak ini sejak persiapan awal hingga melewati tahap provinsi,” ujarnya dengan nada penuh haru.

Prestasi ini juga semakin mengokohkan citra MAN Insan Cendekia Padang Pariaman sebagai salah satu pusat unggulan pendidikan berbasis sains dan karakter di Sumatera Barat. Tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mendominasi dan menetapkan standar baru bagi sekolah-sekolah lain. Dominasi di tingkat provinsi serta capaian peringkat ketiga nasional di antara seluruh MAN Insan Cendekia se- Indonesia, menjadi penanda bahwa madrasah ini telah berada pada jalur yang tepat dalam mencetak generasi muda yang unggul.

Keberhasilan sembilan kontingen ini juga menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat luas, khususnya keluarga besar MAN Insan Cendekia Padang Pariaman. Bagi mereka, capaian ini bukan hanya sekadar angka atau penghargaan, tetapi simbol nyata bahwa perjuangan, kerja keras, dan doa tidak pernah sia-sia. Di balik nama-nama peserta yang lolos, ada kerja kolektif, pengorbanan waktu, tenaga, bahkan perasaan, yang akhirnya dibayar dengan manis oleh prestasi.

“ Semoga kita mampu mempertahankan nama besar madrasah ini, sekaligus terus mencetak generasi emas yang berprestasi, berkarakter, dan memberi manfaat bagi bangsa. Dengan disiplin, doa, dan kebersamaan, saya yakin medali emas OSN 2025 dapat kita raih. Inilah cita-cita luhur yang akan terus kita perjuangkan bersama,” tutup Hendrisakti penuh optimisme. Nda